LAMPUNG UTARA — Lantunan selawat menggema di Dusun 4 Lubuk Gentong, Desa Neglasari, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara. Ratusan masyarakat berkumpul dalam suasana penuh kekhusyukan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Hasan Al Hamid.
Peringatan Maulid Nabi kali ini terasa istimewa dengan hadirnya penceramah kondang Ustadz Ibrohim Al Banjari, S.H., dari Tanjung Raja. Tausiah yang disampaikan menjadi salah satu rangkaian yang paling dinantikan jamaah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Neglasari Amiludin bersama jajaran perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Ketua DKM Masjid Hasan Al Hamid dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.
Sambutan kemudian disampaikan Kepala Desa Neglasari, Amiludin. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan mengamalkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan persaudaraan, sangat penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jangan sampai Maulid Nabi hanya menjadi kegiatan tahunan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengambil hikmah dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Suasana semakin semarak ketika tim hadroh santri Pondok Pesantren Daarul Khair Kotabumi, Lampung Utara, tampil membawakan lantunan selawat. Suara hadroh dan selawat membuat suasana masjid semakin khidmat.
Puncak kegiatan diisi tausiah Ustadz Ibrohim Al Banjari. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, bukan hanya melalui ucapan, tetapi juga dengan menjalankan sunnah dan meneladani akhlaknya.
Peringatan Maulid Nabi di Lubuk Gentong tersebut menjadi bukti bahwa semangat masyarakat dalam menjaga kegiatan keagamaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah masih terus tumbuh.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan keberkahan senantiasa diberikan kepada masyarakat Desa Neglasari dan seluruh umat Islam.(IcongPN)